Minggu, 09 Oktober 2016

Brosur Lenovo Z40-75



  Contoh Brosur :



Jenis Sensor dan Fungsinya

Dan pada kesempatan yang baik ini saya akan mengajak anda semua untuk melihat informasi terbaru mengenai macam-macam atau jenis jenis sensor dan fungsinya. Nah, untuk anda yang penasaran dan ingin tahu detail informasinya, langsung saja simak baik-baik ulasan berikut ini.
1. Sensor Proximity

Sensor proximity adalah jenis sensor yang digunakan untuk mendeteksi ada atau tidaknya suatu objek, terutama objek yang berupa logam tanpa harus menyentuhnya. Cara kerjanya dengan memancarkan medan elektromagnetik serta mencari perubahan bentuk medan elektromagnetik saat benda terdeteksi.
Contoh medan elektromagnetik seperti infrared (infra merah). Sensor proximity memiliki beberapa fungsi, diantaranya adalah untuk mendeteksi objek, jumlah objek, dimensi suatu objek, dan masih banyak lagi yang lainnya. Sensor proximity banyak digunakan di bandara dan hotel untuk keperluan cek in dan cek out suatu barang.
2. Sensor Magnet

Sensor magnet adalah jenis sensor yang peka atau mudah terpengaruh dengan medan magnet, sehingga memberikan perubahan kondisi pada output atau keluaran. Sensor magnet bekerja ketika jenis konduktor mempengaruhi keberadaan medan magnet, sehingga magnet dapat tertolak ataupun tertarik sesuai dengan pengaruh yang telah diberikan.
Sensor magnet banyak digunakan pada pintu mobil, hotel, dan beberapa alat lainnya. Prinsip kerjanya ketika ada penghantar yang sedang mendekat, maka sensor akan memberikan respon apakah cocok atau tidak. Jika cocok maka pintu akan terbuka, begitu juga sebaliknya.
3. Sensor Cahaya

Sensor cahaya adalah sensor yang keluarannya dipengaruhi oleh intensitas cahaya. Sensor cahaya dapat dibagi menjadi tiga jenis, yakni fotovoltaic yang berfungsi mengubah sinar langsung menjadi energi listrik seperti solar cell, fotokonduktif yang memberikan perubahan hambatan LDR dan foto dioda, serta fotolistrik yang bekerja berdasarkan pantulan akibat perubahan posisi sumber cahaya.
4. Sensor Suhu

Sensor suhu adalah jenis sensor yang digunakan untuk mengubah energi panas menjadi besaran listrik. Ada banyak jenis komponen elektronika yang dapat difungsikan sebagai sensor suhu seperti thermistor, thermostat, thermocouple dan resistive temperature detector. Sensor jenis ini banyak digunakan di alat elektronik seperti rice cooker, dispenser, sampai dengan kulkas.
5. Sensor Suara

Sensor suara atau sensor ultrasonik adalah jenis sensor yang bekerja berdasarkan prinsip pantulan gelombang suara. Prinsip kerja dari sensor ini adalah menghasilkan gelombang suara, yang kemudian menangkapnya kembali dengan perbedaan waktu tangkap sebagai dasarnya. Ada beberapa jenis objek pantul dari sensor suara, yakni objek padat, cair, testil, sampai dengan butiran.
6. Sensor Tekanan

Sensor tekanan adalah jenis sensor yang memiliki fungsi mengubah tekanan menjadi induktansi. Prinsip kerja sensor tekanan adalah mengubah tegangan mekanis menjadi sinyal listrik. Sensor tekanan banyak digunakan di berbagai alat seperti motor bensin, pesawat terbang, dan masih banyak lagi yang lainnya.
7. Sensor Kecepatan
Sensor kecepatan adalah jenis sensor yang digunakan untuk mendeteksi kecepatan gerak, yang kemudian diubah menjadi sinyal listrik. Sensor ini banyak digunakan pada kendaraan seperti sepeda, sepeda motor, ataupun mobil untuk mengetahui berapa kecepatan laju dari kendaraan tersebut.
Demikian informasi mengenai macam-macam sensor dan fungsinya. Semoga informasi yang kami sampaikan kali ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua. Sampai jumpa di artikel menarik lainnya dan jangan lupa bagikan artikel ini kepada teman-teman anda apabila bermanfaat.


Minggu, 02 Oktober 2016

Pengertian Hardware dan Software

·      Perangkat Keras (Hardware)

Perangkat keras merupakan suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi. Penjabarannya adalah Perangkat keras, merupakan salah satu element dari sistem komputer, suatu alat yang bisa dilihat dan diraba oleh manusia secara langsung, yang mendukung proses komputerisasi.

Berikut ini pengelompokan perangkat  keras komputer agar lebih mudah dipahami: 

1. Input Device : Perangkat input / masukan
2. Process Device : Perangkat yang menjalankan proses sistem komputer
3. Output Device : Perangkat output / keluaran, menghubungkan sistem keluar
4. Storage Device : Perangkat untuk menyimpan.

Berikut ini adalah penjelasan lebih lengkap masing-masing pengelompokan tersebut:

Ø  Input Device
Input  device merupakan  perangkat  komputer  yang memiliki fungsi sebagai input atau masukan, baik itu perintah maupun koneksi kedalam sistem komputer. Ada beberapa perangkat yang masuk kategori input device, diantaranya adalah: 
  • Keyboard : berfungsi untuk mengetik huruf an angka serta perintah pada komputer. 
  • Mouse : Berfungsi untuk menjalankan perintah klik kiri dan klik kanan, menggerakkan             pointer, serta menjalankan perintah dengan klik.
  • Touchpad : Touchpad berfungsi layaknya mouse, touchpad ini biasanya sebagai                         pengganti mouse dan biasa di jumpai pada laptop. 
Masih banyak lagi perangkat lainya seperti joystik, scanner, voice recognizer, dan lain-lain.

Ø  Process Device
Perangkat ini merupakan perangkat yang berhubungan dengan fungsi pemrosesan dalam komputer itu sendiri.

                   Gambar : CPU AMD dan Intel

CPU / Processor : merupakan singkatan dari central processing unit atau yang juga dikenal dengan istilah processor adalah bagian terpenting yang menjalankan sistem komputer. Bisa di ibaratkan sebagai otak pada komputer.

       Gambar : RAM (Random Acces Memory)

Memori / RAM (Random Access Memory) :  Memori merupakan perangkat yang menyimpan proses kinerja komputer untuk sementara. Sehingga membuat pengaksesan data yang sama lebih cepat. Maka dari itu RAM besar berpegaruh pada kecepatan komputer.

 Gambar : Motherboard

Motherboard :  Merupakan perangkat yang menghubungkan perangkat keras komputer antara satu dan yang lain.
Gambar : VGA Card

VGA Card (Video Graphic Array) : Biasa juga disebut kartu grafis yang berfugsi untuk memberikan tampilan berkualitas pada layar komputer. Biasanya setiap mainbord sudah memiliki VGA bawaan, namun untuk kualitas beresolusi tinggi yang jernih VGA Card sangat diperlukan.

Ø  Output Device

Output device merupakan perangkat komputer yang memberikan output/keluaran, baik berupa tampilan visual, suara, maupun tampilan cetak, dan lain sebagainya. Adapun yang termasuk output device adalah:
 Gambar : Lcd Monitor

Monitor/ Lcd Monitor : berfungsi untuk menampilkan proses komputer dalam bentuk visual/gambar.
Gambar : Speaker
Speaker : Berfungsi untuk mengeluarkan suara dari komputer.
Gambar : Printer

Printer : untuk mencetak pada media kertas, dan sebagainya 

Ø  Storage Device 

Perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai media penyimpanan untuk menyimpan data-data komputer.
Gambar : Hardisk

Hardisk : Perangkat penyimpanan utama pada komputer, biasanya tampil di komputer dengan sebutad Drive :C, Drive D, dan seterusnya. Tergantung pembagian partisinya.
Gambar : Floppy Disk

Floppy Disk : Biasa dikenal dengan sebutan disket, merupakan penyimpanan luar pertama, sangat populer semasa sitem DOS, lotus123, sistem komputer jaman dulu. Sekarang sudah jarang dijumpai dan mulai tergantikan oleh CD/DVD dan Flashdisk.

Gambar : CD/DVD

CD/DVD : Penyimpanan ekternal berbentuk piringan yang bisa menyimpan data.
Flashdisk : Perangkat penyimpanan eksternal yang saatini paling banyak digunakan karena bisa menyimpan dan menghapus data.  

Perangkat Lunak (Software)


Pengertian Software  adalah perangkat lunak. Karena disebut juga sebagai perangkat lunak, maka sifatnya pun berbeda dengan  hardware atau  perangkat keras, jika perangkat keras adalah komponen yang nyata yang dapat diliat dan disentuh oleh secara langsung manusia, maka software atau Perangkat lunak tidak dapat disentuh dan dilihat secara fisik, software memang tidak tampak secara fisik dan tidak berwujud benda namun  bisa untuk dioperasikan. Pengertian Software komputer adalah sekumpulan data elektronik yang disimpan dan diatur oleh komputer, data elektronik yang disimpan oleh komputer itu dapat berupa program atau instruksi yang akan menjalankan suatu perintah. Melalui sofware atau perangkat lunak inilah suatu komputer dapat menjalankan suatu perintah .

Software atau  perangkat lunak komputer berdasarkan distribusinya dibedakan menjadi beberapa macam, yaitu software berbayar, software gratis atau free ( Freeware, free software, shareware, adware) .